
Jumat, 21 Oktober 2011 SIPIROK- Akhir-akhir ini pelayanan PT PLN di wilayah Sipirok, Tapsel sangat mengecewakan pelanggan. Pasalnya, hampir setiap hari selalu ada pemadaman dan terkadang pemadaman tersebut tidak beraturan. Sehingga, banyak pelanggan yang kecewa dengan pelayanan BUMN tersebut.
Paling ironisnya di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel, saat pelaksanaan pelayanan program elektronik KTP (e-KTP) terpaksa sering tertunda, yang diakibatkan seringnya listrik padam. Sehingga, antusias warga dalam mengikuti program nasional tersebut tidak berjalan mulus.
“Listrik sering padam dan dalam sehari kadang 5 kali, sehingga pelayanan e-KTP agak terganggu. Selain itu genset yang diberikan tidak bisa difungsikan,” kata Camat Arse, Yohanes AP melalui Sekcam, Rivai Pane kepada METRO Rabu (19/10) lalu di ruang kerjanya.
Beberapa Arse bermarga Siregar, Marpaung, Ritonga dan Harahap di salah satu warung kopi, , Kamis (20/10) juga memperbincangkan lemahnya pelayanan jasa listrik akhir akhir ini.
“Sudah menjadi kebiasaan sejak 3 bulan terakhir listrik kerap mati. Harusnya PLN mengutamakan pelayanan terbaik agar aktivitas warga pelanggan jasa listrik tidak teraggangu, dan tidak merasa dirugikan dengan adanya kerusakan yang diakibatkan hidup matinya listrik dengan cara tiba tiba yang kerab terjadi,” ucap mereka.
Amatan METRO sekitar 3 bulan terakhir, listrik sering mati dan secara tiba-tiba hidup kembali secara berulang ulang. Paling ironisnya, ketika bulan puasa menjelang berbuka lalu juga sering terjadi. Bahkan ketika sedang asyik nonton TV terutama nonton bola, listrik kerab padam sehingga sangat terasa kurangnya pelayanan di bidang jasa kelistrikan miliki BUMN tersebut.
Sementara Kepala Ranting PT PLN Sipirok, Achmad Mauludainy pada METRO melalui pesan singkat mengatakan, terjadinya pemadaman dikarenakan adanya perbaikan akibat tertimpa pohon di beberapa titik diwilayah PLN Ranting Sipirok. Dia menyampaikan permintaan maaf atas ketidak nyamann pelanggan.
“Maaf pak ada tiang tumbang di Bulu Mario dan pekerjaan di Situmba, petugas kami sedang menyelesaikannya dilapangan. Tambahannya arah Parausorat juga ada jaringan tertimpa pohon dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pesannya melalui SMS Rabu (19/10) lalu. (ran/mer)